Kebakaran hebat menghanguskan tiga bangunan di Jalan Trans Kalimantan, Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Senin (29/12/2025) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wita dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.
Kapolsek Sebuku IPTU Riyanto, S.H. menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar terdiri dari satu unit rumah sekaligus toko sembako serta dua unit bangunan lainnya yang difungsikan sebagai rumah kos dan penginapan. Seluruh bangunan diketahui terbuat dari material kayu sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar. Pemilik bangunan diketahui bernama Hj. Nurtapa (58), warga Desa Apas, Kecamatan Sebuku. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, api pertama kali diketahui berasal dari salah satu bangunan rumah kos. Seorang saksi, Ahmad (32), mengaku mendengar teriakan “kebakaran” dari warga sekitar sebelum akhirnya melihat api sudah membesar. Saksi lainnya, Herlina (36), melihat kepulan asap dari arah rumah kos dan langsung berteriak meminta pertolongan. Sementara saksi Muhammad Sidik (43) menyatakan api sudah terlihat besar saat dirinya keluar rumah untuk membuka usaha jualan.
Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dari Sebuku, Tulin Onsoi, dan Sembakung yang mengerahkan tiga unit mobil tangki air, dibantu kendaraan suplai air milik masyarakat. Proses pemadaman juga melibatkan personel Polsek Sebuku, Koramil Sebuku, Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, Yon TP 881 Baratama Dharma, serta warga setempat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.50 Wita.
Kapolsek Sebuku menyampaikan bahwa hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Unit Reskrim Polsek Sebuku telah melakukan pengamanan lokasi kejadian, memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Nunukan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Lokasi kejadian saat ini tetap kami amankan,” ujar IPTU Riyanto.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api lainnya dalam kondisi aman.
sangkarbet