Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Kuartal I Tahun Anggaran 2026, personel Polsek Sebatik Barat melaksanakan kegiatan monitoring lahan jagung pipil di Jalan Binasalam RT 08, Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Liang Bunyu, BRIPDA Muh. Ismail, bersama petani setempat guna memastikan perkembangan tanaman jagung serta mengevaluasi kondisi lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sebatik Barat.
Pada kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung yang ditanam dalam dua tahap penanaman berbeda. Tanaman jagung yang ditanam pada 20 Februari 2026 dengan usia tanam mencapai 97 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup subur, meskipun terdapat beberapa tanaman yang tidak tumbuh maksimal akibat kondisi tanah yang keras.
Sementara itu, tanaman jagung yang ditanam pada 09 Maret 2026 dengan usia tanam 81 hari juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Namun demikian, beberapa tanaman mengalami kerusakan akibat serangan hama monyet serta kondisi tanah yang kurang mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.
Selain melakukan monitoring perkembangan tanaman, personel juga memantau kondisi tanaman jagung yang rebah dan patah akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada malam sebelumnya. Untuk mengurangi potensi kerugian petani, sebagian jagung yang pohonnya rebah dilakukan pemanenan lebih awal.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan daun-daun kering pada batang jagung sebagai bentuk persiapan menghadapi masa panen yang direncanakan berlangsung pada Selasa, 02 Juni 2026 mendatang.
Lahan jagung yang dimonitor memiliki luas sekitar 0,4 hektare dengan menggunakan bibit jagung hibrida merk Hebat jenis ASA bantuan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mempererat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian di wilayah Sebatik Barat.