Pererat Silaturahmi,Kapolres Nunukan Sambangi Persatuan Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Utara

Nunukan(3/9/26)-Kapolres Nunukan, AKBP Ruslaeni, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama Persatuan LPADKT (Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Utara) sebagai upaya mempererat hubungan dan membangun sinergitas antara Kepolisian dengan organisasi kemasyarakatan adat di wilayah Kabupaten Nunukan.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Dalam pertemuan itu, Kapolres Nunukan menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi, kebersamaan, serta kerja sama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif.

AKBP Ruslaeni juga mengapresiasi peran serta Persatuan LPADKT dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman serta mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya

AKBP Ruslaeni juga menyampaikan

“Sinergitas antara Kepolisian dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat kita hadapi bersama

Saya mohon maaf atas keterlambatan saya, karena bertepatan dengan kegiatan di kantor bupati”.

“kemudian tujuan saya ke sini untuk silahturahmi kepada tetua adat dayak dan teman-teman yang hadir pada hari ini kami berharap di anggap sebagai keluarga di kabupaten nunukan ini,Polres Nunukan dan jajaran menurut saya pribadi personil kami masih kurang 50%, jadi tanpa campur tangan dari tokoh adat maupun tokoh masyarakat mungkin kami tidak ada apa-apanya sehingga kami sangat bersyukur dengan kehadiran teman-teman tokoh adat maupun tokoh masyarakat di kabupaten nunukan dalam menjaga kamtibmas”

“Di awal agustus sempat terjadi hal-hal yang tidak dapat di pertanggung jawabkan sehingga sempat terjadi gesekan dari suku yang berkaitan dalam hal ini dayak dan timur,Dari hasil penelusuran tim IT Kita itu yang melakukan bukan asli dari sini itu sudah terstruktur ini sama halnya dengan daerah lain seperti aceh, kalbar dan sebagainya, cara mainya dengan melihat isu daerah kalau di kabupaten nunukan.”

“dalam hal ini yang diangkat adalah masalah suku,Agustus tahun lalu 2025 sempat ceos di jakarta dan ini mau di bikin lagi seperti itu dan persis di bulan agustus juga kalau di kabupaten nunukan rentan sekali masalah suku,persoalan akun fake tersebut merupakan persoalan hukum yang harus diselesaikan berdasarkan bukti dan prosedur yang berlaku, bukan melalui tindakan massa. Jadi kami memohon untuk tidak terpancing terhadap ulah-ulah provokator yang ada”. Ujar Kapolres Nunukan

Dalam kesempatan tersebut,Ryan Antoni S. S, M.A (Ketua LPADKT cabang Nunukan). Persatuan LPADKT Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Utara Menyampaikan

“Kerena jumlah kepolisian di nunukan cukup terbatas sementara penjahat di kabupaten nunukan cukup banyak dan mungkin akan terus bertambah jadi kehadiran kami bukan hanya sekedar ormas, kami akan bantu tugas-tugas kepolisian dalam hal Kamtibmas”.

“Perlu saya sampaikan bapak kapolres nunukan ini juga merupakan warga asli kalimantan karena lahir di tarakan sehingga perlu sama-sama untuk kita ketahui,Saya sampaikan juga bahwa ini banyak teman-teman yang bertanya dan menyampaikan aspirasinya untuk pihak polres Nunukan agar dapat bekerja secara maksimal terkait persoalan yang kemarin di awal agustus, karena teman-teman sudah banyak yang bertanya akan hal tersebut’’. Ujar Ryan Antoni S. S, M.A

Bapak Rahmad Hidayat (Sekjen LPADKT cabang Nunukan) Beri Sampaian,

‘’Berkaitan dengan penyelesaian permasalahan itu kami dari adat menunggu dari setiap suku Dayak yang ada di kabupaten Nunukan dan juga dari informasi yang saya dapat bahwa pemda juga menunggu kapan persiapan konsolidasi itu”.

“Namun kami sudah menyiapkan sarana ritual yang rencananya bertempat di alun-alun, pemerintah memberikan 2 ekor sapi yang rencananya 1 di berikan untuk di potong sebagai simbol dan 1 lagi untuk di berikan ke warga NTT,Komunitas dayak juga di kabupaten nunukan harus berbesar hati atas apa yang sudah terjadi dan jangan membesar-besarkan masalah tersebut apabila sudah dilaksanakan seserahan karena tujuanya juga untuk kamtibmas yang terjamin di kabupaten nunukan’’.Ujar Rahmad Hidayat (Sekjen LPADKT cabang Nunukan).

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *