Polsek Nunukan Bersama Warga Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025/2026, Polsek Nunukan melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sekaduyan Taka melaksanakan kegiatan panen jagung pipil kuartal IV, Minggu (1/3/26), di Jl. Kandang Payau Rt. 05, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan.

Kegiatan panen jagung ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas oleh Kepolisian Republik Indonesia bekerja sama dengan masyarakat desa. Panen kali ini melibatkan aparat keamanan setempat dan warga desa untuk memastikan ketersediaan pangan lokal tetap terjaga.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Aipda Andi Parlan, S.H selaku Bhabinkamtibmas Desa Sekaduyan Taka, Serka Anang Efendi sebagai Babinsa Desa Sekaduyan Taka, para Ketua RT 05, 06, dan 13, serta sekitar 45 warga masyarakat. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat ini menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah perdesaan.

Menurut Kapolsek Nunukan, IPTU Disco Barasa, S.H., M.H., kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan warga. “Polsek Nunukan beserta jajaran akan terus mendukung program ketahanan pangan, khususnya melalui kegiatan penanaman dan panen jagung. Kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pangan lokal, tetapi juga mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat,” jelasnya.

Hasil panen kali ini diperkirakan mencapai 300–500 kg jagung dalam bentuk tongkol, menggunakan bibit unggul BISI-2 (Benih Jagung Hibrida F1). Seluruh jagung yang dipanen akan melalui proses pembersihan, penjemuran, dan pemipilan oleh warga desa sebelum siap dikonsumsi atau dipasarkan. Panen akan dilanjutkan beberapa hari ke depan menyesuaikan kesiapan warga dan kondisi cuaca yang panas.

Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi warga mengenai teknik pemeliharaan dan pemanenan jagung yang efektif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapat hasil panen, tetapi juga pengetahuan pertanian yang dapat diterapkan pada musim tanam berikutnya.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *