Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Sebatik Barat terus aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui kegiatan penanaman dan monitoring tanaman jagung di wilayah binaan.
Pada Selasa (7/4/2026), personel Polsek Sebatik Barat yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Bukit Harapan, Brigpol Fahrian, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan pertanian milik warga di Jl. Peringkat 9, RT 05, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Sebatik Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah perbatasan.
Dari hasil monitoring, diketahui bahwa tanaman jagung saat ini telah berusia sekitar 25 hari setelah tanam (HST) dengan tinggi rata-rata mencapai 15 hingga 20 cm. Secara umum, pertumbuhan tanaman terpantau cukup baik dan subur, meskipun terdapat beberapa tanaman yang mengalami perubahan warna akibat faktor musim kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bersama petani juga melakukan pembersihan rumput liar di sekitar tanaman guna menjaga kesuburan dan pertumbuhan jagung. Selain itu, perawatan tanaman telah dilakukan secara rutin, di antaranya pemupukan menggunakan pupuk urea serta penyemprotan pestisida untuk mengantisipasi serangan hama ulat.
Kapolsek Sebatik Barat, IPTU Erikson Ricardo Marpaung, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, hasil pertanian warga dapat meningkat dan memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.
Adapun lahan yang dikelola memiliki luas sekitar 1 hektar dengan menggunakan bibit jagung hibrida jenis ASA bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan.