Upaya Ketahanan Pangan, Polsek Sebatik Barat Cek Lahan Jagung Terdampak Hama

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Kuartal I Tahun Anggaran 2026, personel Polsek Sebatik Barat melalui Subsektor Setabu melaksanakan kegiatan monitoring lahan jagung pipil di Desa Persiapan Tembaring, Kecamatan Sebatik Barat, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh BRIGPOL Yusuf dengan menyasar lahan pertanian seluas ±0,6 hektare yang berlokasi di Jalan Tembaring RT 06. Monitoring dilakukan guna mengetahui kondisi pertumbuhan tanaman sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.

Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang ditanam pada 20 Januari 2026 dengan usia sekitar 81 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup subur. Namun demikian, terdapat sekitar 35 persen tanaman yang mengalami kerusakan akibat serangan hewan babi hutan serta hama ulat pada daun.

Selanjutnya, tanaman yang ditanam pada 10 Maret 2026 dengan usia 41 hari juga tumbuh cukup baik, meskipun sebagian tanaman mengalami kematian akibat kemarau panjang. Terhadap kondisi tersebut, telah dilakukan penyulaman serta pemberian pupuk kompos yang dicampur dengan pupuk purdan guna mendukung pertumbuhan tanaman.

Sementara itu, tanaman jagung yang ditanam pada 15 Maret 2026 dengan usia 29 hari secara umum tumbuh dengan baik, namun masih ditemukan serangan hama ulat yang berdampak pada kondisi daun tanaman.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga melakukan peninjauan langsung terhadap lahan yang terdampak serangan babi hutan sebagai bentuk upaya pengawasan serta pendampingan kepada masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.

Adapun jenis bibit yang digunakan merupakan bibit jagung hibrida merek Hebat jenis ASA bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

sangkarbet

sangkarbet

sangkarbet

sangkarbet

sangkarbet

sangkarbet

sangkarbet

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *