POLSEK SEBATIK BARAT LAKUKAN MONITORING PERAWATAN TANAMAN JAGUNG DUKUNG KETAHANAN PANGAN

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Sebatik Barat melaksanakan kegiatan monitoring perawatan tanaman jagung pipil di wilayah Desa Bukit Harapan, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Bukit Harapan, Brigpol Fahrian, yang turun langsung ke lahan pertanian milik warga bersama petani setempat. Monitoring dilakukan di area pertanian seluas kurang lebih 1 hektare yang berada di Jalan Peringkat 9 RT 05, perbatasan Desa Bukit Harapan dan Desa Aji Kuning.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung serta pembersihan gulma di sekitar area tanam. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 50 hari setelah tanam (HST) menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi mencapai 160 hingga 170 cm. Sementara tanaman dengan usia lebih muda, yakni 47 dan 31 HST, memiliki pertumbuhan rata-rata 90 cm dan 70 cm dengan jumlah daun yang cukup banyak.

Meski demikian, ditemukan beberapa tanaman yang mengalami pertumbuhan lambat, menguning, hingga mengering. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca kemarau yang terjadi pada bulan Maret hingga April. Namun, dengan mulai turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir, kondisi tanaman berangsur membaik dan terlihat lebih hijau serta segar.

Berbagai upaya perawatan telah dilakukan oleh petani, di antaranya penyemprotan obat anti hama ulat sebanyak lima kali, pemupukan menggunakan Urea dan NPK masing-masing satu kali, serta penyemprotan pestisida. Selain itu, petani juga memasang kain berwarna merah di sekitar lahan sebagai upaya mengantisipasi gangguan hama monyet yang sempat merusak beberapa tanaman.

Adapun jenis bibit yang digunakan merupakan jagung hibrida merk Hebat jenis ASA yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Kapolsek Sebatik Barat IPTU Erikson Ricardo Marpaung, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah perbatasan.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan berjalan dengan baik serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian,” ujarnya.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *