Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, personel Polsek Sebatik Barat Polres Nunukan Polda Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan monitoring penjemuran dan pengeringan jagung hasil panen di lahan pertanian milik warga yang berada di Jalan Lapio RT 03, Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat.
Kegiatan monitoring dipimpin oleh Kasub Setabu Ipda Moch Yasin, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Setabu Bripda Amiril Hamzah dan personel Polsek Sebatik Barat lainnya. Monitoring dilakukan untuk memastikan proses pascapanen berjalan dengan baik sehingga kualitas hasil panen dapat terjaga sebelum dilakukan pemipilan dan penimbangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang ditanam pada 18 Februari 2026 telah dipanen pada 3 Juni 2026 dengan luas lahan sekitar 0,3 hektare. Saat ini hasil panen masih dalam tahap penjemuran dan pengeringan. Namun demikian, sekitar 40 persen tanaman mengalami kerusakan akibat serangan hama tupai sehingga berdampak pada hasil panen yang diperoleh petani.
Bibit yang digunakan dalam penanaman jagung tersebut merupakan jagung hibrida merek Hebat jenis ASA yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan. Kehadiran personel Polri di tengah kegiatan pertanian masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nunukan.
Polsek Sebatik Barat akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.