Polres Nunukan Tingkatkan Pemantauan Dampak Longsor di Krayan Selatan
Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik ruas jalan di wilayah Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Longsor tersebut menyebabkan kerusakan pada badan jalan dan berdampak terhadap beberapa jembatan, sehingga menghambat mobilitas masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan, titik-titik yang terdampak berada di ruas Jalan Pa Upan–Long Layu, meliputi Jembatan Long Upan, Jembatan Long Mua, dan Gunung Ran Alo. Selain itu, longsor juga terjadi di ruas Jalan Long Layu–Lembudud, tepatnya di kawasan Buduk Taking, Laan Anduk Rayeh, serta daerah setelah Lepo Meseb sebelah kanan (Arur Dalem).

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polres Nunukan melalui Polsek Krayan Selatan terus melaksanakan pemantauan di lokasi terdampak, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna mendukung upaya penanganan bencana serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Krayan Selatan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur yang terdampak longsor, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung. Masyarakat diminta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan serta menghindari lokasi yang berpotensi mengalami longsor susulan.
Polres Nunukan mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas. Apabila menemukan kondisi jalan yang membahayakan atau terjadi longsor susulan, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas kepolisian maupun instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Polres Nunukan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penanganan dampak bencana serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.